FIELD TRIP CULTURE EXCHANGE TO KOREA SEOUL, 30 SEPTEMBER – 06 OKTOBER 2018

SMPK PENABUR Kota Modern pada tanggal 30 September – 6 Oktober 2018 mengadakan kegiatan FIELD TRIP CULTURE EXCHANGE TO SEOUL KOREA.

Kegiatan ini diikuti 20 siswa, Guru Bahasa Mandarin dan Guru Bahasa Korea didampingi  Mr. Sing Ah dari Korea Tourism Organization. Beberapa tempat yang akan di kunjungi dalam kegiatan ini adalah:

  • SEOUL
  • GUUI Middle School
  • Yongin Folk Village
  • Everland Park
  • Nami Island
  • Gyeongbok Palace
  • National Folk Museum
  • Presidential House

KUNJUNGAN KE GUUI SEOUL

Tim  SMPK PENABUR Kota Modern yang diikuti 20 siswa, Guru Bahasa Mandarin dan Guru Bahasa Korea didampingi  Mr. Sing Ah dari Korea Tourism Organization  diterima resmi kepala Sekolah dan siswa -siswi GUUI di aula room.

Pada kesempatan ini,Mr. Sing Ah memperkenalkan kami dari Indonesia kepada siswa-siswi GUUI dan dilanjutkan sambutan Ibu Yuyun – Guru Bahasa Korea. Setelah itu kami diajak berkeliling untuk melihat suasana belajar dan fasilitas yang ada di sekolah tersebut. Walaupun GUUI bukan sekolah internasional, tetapi tidak sulit untuk anak – anak berkomusikasi selain menggunakan bahasa Korea, mereka juga dapat berkomunikasi dalam bahasa Inggris.

Anak-anak sangat menikmati kegiatan berkeliling sekolah, setiap group terdiri dari 2 anak dari PKM dan2 anak dari Guui. Tak terasa waktu sudah berakhir dan kami harus berpisah. Acara diakhiri dengan menukar cindera mata dari kedua belah pihak.

 

 

NAMI ISLAND

Nami Island atau Namiseom adalah pulau mungil nan indah berbentuk bulan separo yang ada di propinsi Gangwon-Do. Nama Nami Island sendiri berasal dari nama Jendral Nami, yaitu seorang jendral yang dituduh berkhianat pada pemerintah dari dinasti Jeoson, yang kemudian jenazahnya dikubur di pulau ini. Sebuah perusahaan tour kemudian membeli pulau ini pada tahun 1965 dan mengembangkannya menjadi sebuah taman hiburan. Kami sangat menikmati pemandangan disini, karena waktu itu adalah musim gugur, sehingga daun daun berwarna warni menghiasi di setiap ranting pohon.

 

GYEONGBOK PALACE

 

 

Dari hotel menuju Gyeonbok Palace  kami naik bis selama ± 30 menit. Gyeongbok Palace disebut juga Istana Gyeongbok  adalah sebuah istana yang terletak di sebelah utara kota Seoul, Korea Selatan. Istana Gyeongbok aslinya didirikan tahun 1394 oleh Jeong do jeon, seorang arsitek. Istana ini hancur pada saat invasi Jepang ke Korea tahun 1592 – 1598 dan dibangun lagi selama tahun 1860 an dengan 330 buah komplek bangunan dengan 5.792 kamar. Istana Gyeongbok adalah symbol keagungan kerajaan dan rakyat korea.

 

 

NATIONAL FOLK MUSEUM OF KOREA

Rombongan SMPK PENABUR Kota Modern berkunjung ke tempat yang bersejarah di Seoul lainnya, yaitu Museum Nasional Rakyat Korea. Museum Nasional Rakyat Korea adalah sebuah museum yang terletak di halaman Istana Gyeongbok. Museum ini mengkoleksi banyak artefak dan alat-alat yang digunakan oleh masyarakat korea pada masa lalu sampai sekarang. Bangunan ini didesain mengikuti arsitektur bangunan – bangunan kuil Budha terkanal di Korea.

 

CHEONG WA DE / PRESIDENTIAL HOUSE

Cheong Wa De terjemahan Rumah dengan genting biru atau sederhananya Rumah Biru, adalah kantor kepresidenan Republik Korea Selatan. Namanya berasal dari genting atap bangunannya yang berwarna biru. Cheong Wa De termasuk dari bagian kompleks bangunan yang dibangun dengan bentuk rumah tradisional Korea namun dengan struktur modern. Saat ini Cheong Wa De terbagi atas bangunan kantor utama, yakni tempat kediaman presiden, ruang tamu dan ruangan konferensi.